THE IMPROVEMENT OF LANGUAGE SKILLS THROUGH ROLE PLAYING METHOD ON 6TH GRADE CHILDREN WITH HEARING IMPAIRMENT AT SLB NEGERI OF SURAKARTA, INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.46827/ejse.v0i0.437Keywords:
ability language skills, hearing impaired children, to play a roleAbstract
The fact that there are children with hearing impairment have difficulties such as limitations in the ability to hear, but also have the potential for hearing impaired children need to be optimized, one of which is the ability to hear. To improve listening skills can be done in various ways, including methods to play a role. Hearing loss deaf children often regarded as an obstacle in the development of listening, but with the help of treatment that can be done early, then the chances are it can be minimized. Through role playing can be used to improve hearing deaf children. Research into the subject disturbed deaf children in aspects of articulation, intonation and rhythm of harmony SLB Negeri Surakarta. Overall samples taken graders VI amounted to 6 students. The purpose of this study was to analyze the influence played a role in enhancing the ability of deaf children in classes VI SLB Negeri Surakarta. Research using designs or design a class action research using two cycles. Technical analysis of the data used descriptive statistical analysis techniques formula qualitative score. The analysis showed a positive improvement in the ability of deaf children to hear through role play. This is indicated by positive and significant improvement in listening skills in aspects of articulation, intonation and rhythm through playing the role of class VI SLB Negeri Surakarta.
Article visualizations:
References
Bunawan, L dan Yuwati C.S. (2000). Penguasaan Bahasa Anak Tunarungu. Jakarta: Yayasan Santi Rama.
Bunawan, L. (2004). Hakekat Ketunarunguan dan Implikasi dalam Pendidikan. Jakarta: Depdiknas
Chaer, A. (2002). Psikolunguistik Kajian Teoritik. Jakarta: Rinneka Cipta.
Darjowidjojo, S. (2003). Psikolinguistik Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Dimyati dan Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah SB & Zain A. (2002). Strategi Belajar Mengajar, Jakarta, Rineka Cipta
Faisal, S. (2003). “Pengumpulan dan Analisa Data dalam Penelitian Kualitatif”, dalam “Analisis data Penelitian Kualitatif”. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Harjasujana A.S dan Damaianti V.S. (2003).Membaca dalam Teori dan Praktik. Bandung: Mutiara.
Lyster, S A. (2003). “Bahasa dan Membaca, Perkembangan dan Kesulitannya” dalam “Pendidikan Kebutuhan Khusus Sebuah Pengantar Buku 1”. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Moleong, L J. (2004) Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung: Remaja Rosdakarya
Nur, M dan Wikandari, P R. (2004). Pengajaran Berpusat Kepada Siswa dan Pendekatan Konstruktivis dalam Pembelajaraaan. Edisi 4. Pusat Sains dan Matematika Sekolah: Universitas Negeri Surabaya.
Nurjanah, N. (1999). Perbandingan keefektifan Metode Abjad, Metode Global, dan Metode SAS dalam Proses Belajar Mengajar membaca Permulaan di Sekolah Dasar. Tesis pada PPS IKIP Bandung: tidak diterbitkan.
Permanarian, S & Hernawati, (1996). Ortopedagogik Anak Tunarungu. Jakarta: Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi
Purwanto, N dan Alim, D. (1997). Metodologi Pengajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar. Jakarta: Roda Jaya Putra
Ratnawulan. (1988). Hubungan antara Persepsi Visual dengan Kemampuan Membaca Anak Kelas 1 Sekolah dasar. Tesis PPs Psykologi Universitas Gajah Mada Yogyakarta: Tidak diterbitkan.
Sadjaah, E. (2002). Bina Bicara, Persepsi Bunyi dan Irama. Bandung: San Grafika.
Sagala, S. (2002). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta
Sunardi. (1997). Menangani Kesulitan Belajar Membaca. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaa.
Tampubolon. (1990). Kemampuan Membaca, Tehnik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung:
Tarigan, H G. (1993). Strategi Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa. Bandung: Angkasa.
Undang-Undang Nomor 20, Th 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Wagino. (2002). Kecenderungan Perkembangan Karir Siswa Tunarungu. Tesis, Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Widiayati E. (2005). Interaksi Sosial Anak Tunarungu dengan Teman Sebaya pada Jam Istirahat Di Sekolah Reguler. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Widyatmiko. (2003). “Teori Berbahasa untuk Siswa Tunarungu” dalam “Makalah Pelatihan Komtal Berbasis Metode Maternal Reflektif´. Jakarta: Direktorat Pendidikan Luar Biasa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


