EXECUTIVE RELATIONS AND LEGISLATIVE INFORMATION REGULATION OF CUSTOMARY IN MURUNG RAYA, INDONESIA

نویسندگان

  • Nur Arifin Master of Government Science, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Setia Budhi Master of Government Science, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Budi Suryadi Master of Government Science, Lambung Mangkurat University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46827/ejsss.v0i0.661

کلمات کلیدی:

executive relations, legislative relations, Murung Raya

چکیده

The Law No. 12 year 2011 on the Establishment of Legislation stated that the regulation of district / city legislation is established by the Board of Representatives pf the District / City represented by a mutual consent Regent / Mayor. The method used in this research is descriptive qualitative data collection through in-depth interviews, documentation and recording of information (from documents, records, books and regulations) as well as observations (through interviews and documentation). The data analysis technique used is the interactive data analysis Miles and Huberman. Based on the study results, the establishment of the Regional Regulation of the Indigenous Murung Kingdom affected by several factors, both being supporting and inhibiting factors. The supporting factors include the lack of support from the executive and legislative branches. While the limiting factor is not the enactment of the Draft Law on Indigenous People National inconsistency problem and miscoordination are some of the obstacles that arise in the preparation of a law, no unit of the regional organization (SOPD) that specifically take care of the indigenous in the area and lack of communication among stakeholders concerning indigenous issues.

 

Article visualizations:

Hit counter

DOI

مراجع

Arikunto, S. (2004). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Edisi. Kelima. Jakarta: Rineka Cipta.

Burhan, B. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif Aktualisasi Metodologis ke Arah: Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: Rajawali Pers.

Joeniarto (1992). Perkembangan Pemerintah Lokal. Jakarta: Bumi Aksara.

Kuncoro, M. (2014). Otonomi Daerah: Menuju Era Baru Pembangunan Daerah. Jakarta: Erlangga.

Moleong, L. J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja. Rosdakarya.

Nurcholis, H. (2007). Teori dan Praktik Pemerintahan dan Otonomi daerah. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Silalahi, O. (1986). Beberapa aspek kebijakan Negara. Yogyakarta: Liberty.

Thoha, M. (2011). Kepemimpinan dalam manajemen. Jakarta: Raja Grafindo.

Widjaja, A. (1986). Administrasi Kepegawaian Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.

Winarno, B. (2002). Teori dan Proses Kebijakan Publik. Yogyakarta: Media Pressindo.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2002 Tentang Pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan Kabupaten Sukamara, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Timur di Provinsi Kalimantan Tengah.Jakarta: Kemendagri.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.Jakarta: Kemenkumham.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Kemendagri.

Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jakarta: Kemendagri.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Jakarta: Kemendagri.

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, Jakarta: Kemendagri.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2015 Produk Hukum Daerah. Jakarta: Kemendagri.

Peraturan Daerah Kabupaten Murung Raya Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Murung Raya, Puruk Cahu: Pemkab Mura.

Peraturan Bupati Murung Raya nomor 17 Tahun 2016 tentang Kedudukan , Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Murung Raya,Puruk Cahu: Pemkab Mura.

Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Murung Raya Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Murung Raya Periode 2014-2019, Puruk Cahu: SetwanKab Mura.

دانلودها

چاپ شده

2019-11-19

شماره

نوع مقاله

Articles