EFFECTIVENESS OF USE OF THE BUDGET FUND ONE BILLION IDR FOR ONE VILLAGE

نویسندگان

  • Yetro M. Yoseph Master of Science Development Administration, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Mukhtar Sarman Master of Science Development Administration, Lambung Mangkurat University, Indonesia
  • Taufik Hidayat Master of Science Development Administration, Lambung Mangkurat University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46827/ejsss.v0i0.495

کلمات کلیدی:

village funds, APBD funds, local regulation, village officials

چکیده

The Murung Raya District Government made a policy of providing assistance of 1 billion IDR per village per year to increase development in rural areas. The policy is outlined in Local Regulation number 3 of 2013, so that since 2014 every village in Murung Raya district has received an APBD Fund allocation of IDR 1 billion to build facilities and infrastructure, in accordance with the conditions of each problem. The policy is local, and comes from APBD funds, made long before there is a Government policy on Village Funds. Practically every village in Murung Raya Regency has the potential to utilize funds of 2 billion IDR per year, when at the same time there was a Government policy to allocate Village Funds of 1 billion IDR per year. Based on the results of the preliminary survey, there are symptoms that the 1 billion IDR in aid for that rural development cannot be fully utilized by village officials. This research focuses on finding out the causes of why it happened. Using a positivistic approach with an evaluation method based on a case study, this study found the fact that among the factors that most determine the ineffectiveness of the use of the IDR 1 billion APBD funds that allocated to the development of each village in Murung Raya Regency was mainly due to low quality of aparatus village, and related to the capacity of the Headman as the person in charge of the program.

 

Article visualizations:

Hit counter

DOI

مراجع

Darmoko, Henry Windarto. 2014. Analisa Partisipasi Masyarakat Dalam Mekanisme Penyusunan Rancangan APB Desa Di Kabupaten Madiun. Jurnal Ekomaks, 3(1): 59-69.

Dewi, Utami. 2012. Perencanaan Pembangunan Desa: Pendekatan Community Learning and Participatory Process (Clapp). Workshop Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa, Desa Sumberagung, Jetis, Bantul, Yogyakarta, On October 19, 2012.

Fajriana, Nur. 2014. Koordinasi Kepala Desa Dalam Pembangunan Infrastruktur Di Desa Suatang Keteban Kecamatan Pasir Belengkong Kabupaten Paser. eJournal Ilmu Pemerintahan. Vol. 2 No. 2: 264-278.

Kumoroto, Wahyudi. 2005. Etika Administrasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Lestari, Eka Rini. 2015. Implementasi Kebijakan Otonomi Desa Di Desa Pilanjau Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau. eJournal Administrasi Negara, Vol. 3 No.2: 466-479.

Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: ANDI

Mardiasmo. 2004. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: ANDI.

Mardiasmo. 2004. Perwujudan Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui Akuntansi Sektor Publik: Suatu Sarana Good Governance. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, Vol. 2 No. 1: 1-17.

Mulyadi, M. 2009. Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Masyarakat Pedesaan. Jakarta: Nadi Pustaka.

Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.

Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa.

Peraturan Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya Nomor 3 Tahun 2013 tentang Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan.

Permendes Nomor 5 Tahun 2015 Bab III tentang penetapan prioritas penggunaam Dana Desa.

Prawirosentono, Suyadi. 2008. Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Sarman, Mukhtar. 2004. Pengantar Metodologi Penelitian Sosial. Banjarmasin: Pustaka Fisip Unlam.

Sarman, Mukhtar. 2016. Paradigma Penelitian: Pilihan-Pilihan Pendekatan. Banjarbaru: Program Magister Sains Administrasi Pembangunan Universitas Lambung Mangkurat.

Siagian, S.P. 2005. Administrasi Pembangunan. Jakarta: Bumi Aksara.

Steers, Richard M. 1998. Efektivitas Organisasi. Jakarta: Erlangga.

Tague, Nancy R. 2005. The Quality Toolbox. Milwaukee, Wisconsin: ASQ Quality Press.

Tjokroamidjojo, Bintoro. 2000. Pembangunan Desa dan Masalah Kepemimpinannya. Jakarta: Rajawali.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya Dan Kabupaten Barito Timur Di Provinsi Kalimantan Tengah.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

دانلودها

چاپ شده

2019-01-06

شماره

نوع مقاله

Articles